Keutamaan Ilmu Akhirat atas Ilmu Dunia

๐Ÿ•‹ KEUTAMAAN ILMU AKHIRAT ATAS ILMU DUNIA ๐Ÿ•‹

Disusun oleh: Abu Ezra Al-Fadhli

#ilmu #hadits

โœ…Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dan dishahihkan Ibnu Hibban:

ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุŒ ู‚ุงู„ : ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… :  ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ูŠุจุบุถ ูƒู„ ุฌุนุธุฑูŠ ุฌูˆุงุธ ุณุฎุงุจ ุจุงู„ุฃุณูˆุงู‚ ุŒ ุฌูŠูุฉ ุจุงู„ู„ูŠู„ ุŒ ุญู…ุงุฑ ุจุงู„ู†ู‡ุงุฑ ุŒ ุนุงู„ู… ุจุฃู…ุฑ ุงู„ุฏู†ูŠุง ุŒ ุฌุงู‡ู„ ุจุฃู…ุฑ ุงู„ุขุฎุฑุฉ

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu , Rasuulullah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda : ” Allah membenci setiap orang yang kasar/ sombong, banyak makan, suka berteriak-teriak di pasar, tertidur pulas sepanjang malam seperti bangkai dan di siang hari seperti keledai, ‘alim (pandai) dalam urusan dunia tetapi jahil (bodoh) dalam urusan akhirat. ”

๐Ÿ“ŒDi antara beberapa faidah yang bisa dipetik hikmahnya dari riwayat di atas adalah:

1โƒฃ Menjauhi sifat-sifat buruk yang disebutkan dalam hadits tersebut, yakni:

โœ… kasar/ sombong, karena sesungguhnya tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat sebesar biji dzarrah kesombongan. Sedangkan makna kesombongan adalah: merendahkan manusia dan menolak kebenaran.
โœ… banyak (berlebihan) makan dan minum, karena berlebihan dalam makna dan minum adalah perbuatan setan. Adapun ciri khas orang-orang beriman adalah mereka makan hanya pada saat lapar dan berhenti sebelum kenyang.
โœ… suka bertertiak di pasar. Karena karakter orang-orang beriman adalah senantiasa mengeluarkan kata-kata yang baik lagi lemah lembut, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasuulullaahi shallallaahu ‘alayhi wa sallam.
โœ… tertidur pulas sepanjang malam seperti bangkai, yakni membiarkan malamnya berlalu begitu saja, tanpa dzikir, wudhu, dan shalat. Orang yang membiarkan malamnya berlalu begitu saja tanpa ada upaya menghidupkannya dengan ibadah diibaratkan dengan bangkai.
โœ… seperti keledai di siang hari. Yakni sibuk dalam urusan dunia, namun melupakan urusan akhirat. Orang-orang yang hanya menyibukkan hari-hari mereka untuk dunia dan kepentingan syahawat semata tak ubahnya dengan binatang, karena tidak pernah berpikir tentang kehidupan yang abadi di akhirat.
โœ… alim dalam urusan dunia tapi jahil dalam urusan akhirat. Saat ditanya tentang permasalahan duniawi, maka ia bisa membicarakan, menjelaskan, dan mempraktikannya, namun saat berhubungan dengan permasalahan akhirat dan ibadah, maka ia diam membisu dan tidak memahaminya.

2โƒฃ Keutamaan ilmu akhirat atas ilmu dunia. Dalam sabdanya, Rasuulullaahi shallallaahu ‘alayhi wa sallam menegaskan bahwa orang-orang yang lebih menekuni ilmu dunia namun jahil atas ilmu akhirat, maka ancamannya adalah kemurkaan Allaah Azza wa Jalla. Dalil-dalil lain yang mendukung hal ini banyak sekali di antaranya adalah:

โœ… Sabda Rasuulullaahi shallallaahu ‘alayhi wa sallam:

ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ูุฑูŠุถุฉ ุนู„ู‰ ูƒู„ ู…ุณู„ู…

Menuntut al-ilmu itu fardhu atas setiap muslim (HR. Ath Thabrani dan Ibnu Majah)

โœ… Al-Haafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani berkata tentang ilmu yang wajib dalam riwayat di atas:

ูˆุงู„ู…ุฑุงุฏ ุจุงู„ุนู„ู…: ุงู„ุนู„ู… ุงู„ุดุฑุนูŠ ุงู„ุฐูŠ ูŠูููŠุฏ ู…ุนุฑูุฉ ู…ุงูŠุฌุจ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ูƒู„ู‘ูŽู ู…ู† ุฃู…ุฑ ุฏูŠู†ู‡ ููŠ ุนุจุงุฏุงุชู‡ ูˆู…ุนุงู…ู„ุงุชู‡ุŒ ูˆุงู„ุนู„ู… ุจุงู„ู„ู‡ ูˆุตูุงุชู‡ ูˆู…ุงูŠุฌุจ ู…ู† ุงู„ู‚ูŠุงู… ุจุฃู…ุฑู‡ ูˆุชู†ุฒูŠู‡ู‡ ุนู† ุงู„ู†ู‚ุงุฆุต. ูˆู…ุฏุงุฑ ุฐู„ูƒ ุนู„ู‰ ุงู„ุชูุณูŠุฑ ูˆุงู„ุญุฏูŠุซ ูˆุงู„ูู‚ู‡

Dan yang dimaksud dengan al โ€˜ilmu adalah ilmu syarโ€™i yang bermanfaat untuk mengetahui apa-apa yang diwajibkan atas mukallaf dari urusan diin-nya; dalam ibadah-ibadahnya atau muamalah-muamalahnya. Serta ilmu tentang Allah dan sifat-sifat-Nya; apa kewajiban kita terhadap-Nya dan cara mensucikan-Nya dari berbagai macam kekurangan. Dan semua itu beredar pada tafsir, hadits, dan fiqih. [Fathul Baari, Juz I, hal. 141]

โœ… Al-Imam An-Nawawi berkata tentang ilmu yang fardhu ‘ain:

ูุฑุถ ุงู„ุนูŠู† ู€ู€ ุฃูŠ ู…ู† ุงู„ุนู„ู… ุงู„ุดุฑุนูŠ ู€ู€ ูˆู‡ูˆ ุชุนู„ู‘ู… ุงู„ู…ูƒู„ู‘ู ู…ุงู„ุง ูŠุชุฃุฏูŠ ุงู„ูˆุงุฌุจ ุงู„ุฐูŠ ุชุนูŠู‘ูŽู† ุนู„ูŠู‡ ูุนู„ู‡ ุฅู„ุง ุจู‡

Hukumnya fardhu ‘ain -yakni ilmu syar’i- yakni kewajiban seorang mukallaf (muslim baaligh-‘aaqil) untuk menuntut semua ilmu yang tidak akan terlaksana kewajiban-kewajiban agama kecuali dengan memahami ilmu ini [Al-Majmu’ I/24]

โœ… Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah mensifati ilmu yang fardhu ain:

ุทู„ุจู ูƒู„ ูˆุงุญุฏู ุนูู„ู… ู…ุงุฃู…ุฑู‡ ุงู„ู„ู‡ ุจู‡ ูˆู…ุง ู†ู‡ุงู‡ ุนู†ู‡ุŒ ูุฅู† ู‡ุฐุง ูุฑุถ ุนู„ู‰ ุงู„ุฃุนูŠุงู†
Yakni wajib bagi setiap individu untuk menuntut ilmu tentang apa-apa yang Allaah perintahkan atasnya dan tentang apa-apa yang Allaah larang darinya. Maka semua ini hukumnya fardhu ‘ain. [Majmu’ Fatawa 28/80]

โœ… Semua penjelasan di atas menegaskan kepada kita bahwasanya ilmu akhirat jauh lebih utama dibandingkan ilmu duniawi karena hukumnya fardhu ‘ain, dan sebagian (rinciannya) fardhu kifayah. Adapun ilmu duniawi, maka tidak ada yang diwajibkan kepada semua manusia, kecuali fardhu ‘ain khusus kepada sebagian manusia, fardhu kifayah pada sebagiannya, dan sunnah pada sebagian yang lain, yang akan dirinci pada pembahasan selanjutnya, in Syaa Allaah.

#ilmu #hadits #riwayat #atsar

ใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐ

Channel Telegram @bekalakhirat
telegram.me/bekalakhirat
bekalakhirat.wordpress.com
FB: /bekalakhiratchannel
CP +6282319017000

ใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: